Jenis Jenis Alat Pompa ASI untuk Ibu Menyusui
image credit : klikdokter.com

Jenis Jenis Alat Pompa ASI untuk Ibu Menyusui

Jenis Jenis Alat Pompa ASI – Menyusui bayi langsung dari payudara menjadi cara yang paling banyak dipilih bagi banyak ibu. Namun, ada kalanya ibu tidak bisa menyusui langsung. Penggunaan tangan secara langsung maupun alat pompa ASI seperti elektrik maupun manual bisa sangat membantu mempermudah proses memerah ASI. Nah, bagaimana cara menggunakan alat pompa ASI yang benar agar lancar dan tidak sakit?

Mengapa Harus Memompa ASI dari Payudara ?

Menyusui bayi langsung dari payudara menjadi cara yang paling banyak dipilih bagi banyak ibu. Namun, ada kalanya ibu tidak bisa menyusui langsung. Penggunaan tangan secara langsung maupun alat pompa ASI seperti elektrik maupun manual bisa sangat membantu mempermudah proses memerah ASI. Nah, bagaimana cara menggunakan alat pompa ASI yang benar agar lancar dan tidak sakit?

pentingnya asi bagi bayi

Mitos Ibu Menyusui

Memompa ASI bayi dengan cara yang tepat dapat membantu memberikan manfaat ASI bagi bayi ketika Anda tidak bisa langsung menyusuinya.

Biasanya, para ibu menyusui menggunakan pompa ASI dalam beberapa kondisi tertentu. Ambil contohnya jika bayi lahir prematur, saat ibu bekerja, adanya masalah ibu menyusui, atau agar ASI tidak menumpuk di payudara guna mencegah pembengkakan.

Selain bayi prematur, bayi baru lahir yang memiliki masalah kesehatan tertentu juga mungkin sulit menyusu langsung dari payudara (direct breastfeeding).

Kondisi inilah yang mau tidak mau membuat Anda harus menggunakan alat pemerah ASI agar bayi tetap bisa mendapatkan ASI, terutama selama 6 bulan pertama atau ASI eksklusif.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), alasan perlunya menggunakan alat pompa ASI adalah sebagai berikut:

-ASI harus dikeluarkan karena kondisi payudara sudah bengkak, tetapi bayi belum mau menyusu.

-Merangsang produksi ASI pada payudara.

-Bayi belum bisa menyusu langsung dari payudara.

-Puting payudara lecet bila bayi menyusu langsung.

-Di sisi lain, memompa ASI dengan cara yang tepat juga dapat membantu menyediakan produksi ASI meski Anda sedang tidak berada di dekat si kecil.

Apa Saja Jenis Jenis Alat Pompa ASI ?

Sesuai dengan namanya, pompa atau pemerah ASI adalah sebuah alat khusus yang berguna untuk memerah ASI agar keluar dari payudara.

Pemerah ASI juga dikenal dengan nama breast pump. Ada dua jenis alat pompa ASI yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan, yaitu:

Alat Pompa ASI Manual

Manual breast pump atau alat pompa ASI manual adalah jenis pompa yang bekerja secara manual alias menggunakan tangan.

Sedikit berbeda dengan cara memerah ASI menggunakan tangan secara langsung, pemerah ASI manual melibatkan pemakaian alat.

Jadi, Anda tidak perlu repot-repot memerah ASI sendiri menggunakan tangan karena sudah ada bantuan dari alat

Alat pompa ASI Elektrik

Electric breast pump atau alat pompa ASI elektrik adalah jenis pompa yang bekerja dengan bantuan listrik maupun baterai.

Ada jenis elektrik yang harus selalu dicolokkan ke listrik terdekat selama digunakan, tetapi ada juga yang menggunakan baterai. Alat pompa elektrik yang memakai baterai biasanya perlu melakukan pengisian daya setiap kali akan digunakan.

Alat pompa ASI elektrik cenderung menghabiskan waktu yang lebih singkat dan cepat ketimbang pompa manual.

Bagi ibu menyusui yang tidak punya banyak waktu tapi ingin memompa ASI, Anda bisa memilih penggunaan pompa elektrik.

Apa saja Kelebihan dan Kekurangan setiap alat pompa ASI ?

Alat pemerah ASI elektrik dan manual hadir dalam berbagai kelebihan yang akan lebih memudahkan Anda saat menggunakannya.

Meski di satu sisi sebenarnya terbilang sangat membantu, tapi jenis pemerah ASI elektrik dan manual juga memiliki kekurangan.

Berikut perbandingan kelebihan dan kekurangan dari pemakaian alat pompa ASI elektrik dan pompa ASI manual yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan:

Alat pompa ASI elektrik

Berbagai kelebihan dan kekurangan alat pompa ASI elektrik yakni:

Kelebihan alat pompa ASI elektrik

– Penggunaan pompa elektrik biasanya dirasa sangat menguntungkan karena memiliki waktu memompa yang jauh lebih cepat ketimbang pompa manual.

– Kecepatan pompa elektrik juga bisa diatur sesuai dengan keinginan dan kenyamanan Anda.

– Karena menggunakan tenaga listrik, alat pompa elektrik ini bekerja secara otomatis sehingga bisa membantu menyimpan tenaga Anda.

Dengan begitu, Anda tidak perlu kelelahan selama proses memompa ASI berlangsung. Dari semua penjelasan tersebut, berikut rangkuman kelebihan pompa ASI elektrik:

Waktu yang digunakan untuk memompa ASI lebih cepat. Dilengkapi dengan fitur pengaturan tertentu yang membuatnya lebih nyaman saat digunakan.

Memiliki banyak model yang bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Ambil contohnya model yang mempunyai dua pompa untuk memompa kedua payudara Anda dalam satu waktu atau satu pompa saja.

Membutuhkan usaha yang lebih kecil dalam menggunakannya sehingga tidak membuat Anda kelelahan berapa lama pun Anda memakai jenis pompa ini.

Kekurangan alat pompa ASI elektrik

Di balik beragam kelebihannya, ternyata pompa ASI elektrik juga memiliki kekurangan yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda lebih lanjut.

– Harganya lebih mahal dibandingkan dengan pompa manual.

-Lebih sulit untuk dibersihkan.

-Menimbulkan suatu berisik saat digunakan.

-Lebih sulit untuk dibawa ke mana-mana.

Memang, berbagai manfaat lebih yang ditawarkan oleh pompa elektrik ini pasti memiliki konsekuensi harga yang juga lebih mahal dibandingkan dengan pompa manual.

Namun, jika Anda ingin lebih cepat dan lebih banyak menghasilkan ASI dalam sekali pompa, alat pompa ASI elektrik bisa dipertimbangkan untuk menjadi pilihan yang tepat.

Alat pompa ASI manual

Berbagai kelebihan dan kekurangan alat pompa ASI manual yakni:

Kelebihan alat pompa ASI manual

Berikut kelebihan alat pompa ASI manual untuk menyusui:

-Bisa mengatur daya isap pompa secara manual karena digerakkan oleh tangan ibu sendiri

-Hadir dalam ukuran yang ringkas dan kecil

-Tidak membutuhkan listrik dalam penggunaannya

-Komponen alat yang lebih sedikit

-Harga lebih terjangkau ketimbang alat pemerah ASI elektrik

Kekurangan alat pompa ASI manual

Berikut kekurangan alat pompa ASI manual untuk menyusui:

-Kecepatan memompa agak lambat.

-Membuat tangan ibu cepat lelah.

-Sulit menemukan ritme memompa yang sama karena mengandalkan tenaga ibu.

-Jika Anda tidak terlalu sering memompa ASI penggunaan pompa yang satu ini mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda.

Namun, Anda harus lebih sering menggunakannya sampai lebih terbiasa dengan sendirinya.

Ketika Anda memilih alat pompa ASI manual sebaiknya coba terlebih dahulu sampai menemukan pegangan pompa yang nyaman untuk Anda.

Ini karena proses memompa ASI yang terlalu lama berisiko membuat Anda kelelahan.

Leave a Reply