Cara Mengatur suhu untuk menyimpan ASI – Menyimpan ASI hasil perahan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kandungan gizi ASIP bisa sesuai untuk dikonsumsi bayi.
Ada beberapa prinsip dasar yang harus dipahami sebelum menyimpan ASI:
- Menyimpan ASI pada suhu yang lebih dingin dapat meningkatkan umur simpan.
- Perubahan suhu ASIP tidak boleh drastis.
- Semakin pendek waktu penyimpanan ASIP, semakin baik kualitasnya.
Selain ketiga prinsip dasar tersebut, penyimpanan ASI yang diekstraksi harus sesuai dengan penggunaannya. Jika bayi akan segera meminum susu, Anda bisa meletakkannya di suhu ruangan.
Susu yang diperah dapat bertahan hingga 6 jam jika disimpan pada suhu ruangan sekitar 25°C. Sedangkan jika Anda menyimpan ASI di lemari es dengan tambahan ice gel, ASI bisa bertahan hingga 24 jam.
Tapi kalau mau kasih susu lebih dari 24 jam harus simpan di kulkas. Dikutip dari Academy of Breastfeeding Medicine Protocol Committee, ASI yang diekstraksi bisa bertahan hingga 8 hari jika disimpan di lemari es dengan suhu 0-4°C.
Sementara itu, jika ingin menyimpan ASI dalam waktu lama, simpan di freezer. Dalam kulkas satu pintu, ASI bisa bertahan hingga dua minggu jika suhunya -15°C.
Sedangkan di lemari es dua pintu, ASI yang diekstraksi bisa bertahan hingga 6 bulan dengan suhu kurang dari 18°C. Jika Anda memiliki lemari es khusus untuk menyimpan ASI, ASI bisa bertahan hingga 12 bulan.
Namun bila anda belum memiliki freezer khusus ASI, anda dapat dengan mudah untuk menyewa nya di jasa sewa freezer ASI yang tersebar di berbagai daerah khususnya JABODETABEK.
Bila anda tinggal di daerah Jakarta / Tangerang, anda dapat menyewa Freezer ASI di ambubaba.com yang merupakan perusahaan yang melayani kebutuhan anda yang membutuhkan freezer ASI namun tidak harus membelinya.
Jadi anda bisa berhemat ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk itu segera hubungi ambubaba.com sekarang juga! Itulah penjelasan Cara Mengatur suhu untuk menyimpan ASI Perah
