Cara Mengatasi Kuning pada Bayi yang Baru Lahir
image : ruangmom.com

Cara Mengatasi Kuning pada Bayi yang Baru Lahir

Cara Mengatasi Kuning pada Bayi  – Bayi kuning sebagai imbas dari tingginya kandungan bilirubin di dalam darah bayi. Bilirubin tersebut sebagai zat warna kuning yang diproduksi tubuh saat sel darah merah pecah.

Pada intinya, badan bayi memang semakin banyak menghasilkan bilirubin dibanding orang dewasa. Tetapi, karena organ hati bayi yang bekerja membuang bilirubin tidak bisa bekerja dengan seutuhnya berkembang, karena itu bilirubin bisa banyak tertumpuk pada tubuh sampai pada akhirnya memunculkan tanda-tanda penyakit kuning.

Keadaan ini biasanya bisa pulih sendirinya bersamaan perubahan peranan organ hati bayi dalam membuang bilirubin. Namun, pada keadaan tertentu, bayi kuning bisa menjadi pertanda dari satu permasalahan kesehatan yang dialami.

Berikut merupakan cara untuk mengatasi kuning pada bayi yang baru lahir :

Berikan Lebih Banyak ASI

Supaya permasalahan bayi kuning bisa terselesaikan secara cepat, karena itu hal yang harus anda kerjakan ialah memberinya ASI eksklusif dengan teratur dan semakin banyak pada si Kecil.

Zat yang terdapat di dalam ASI bisa meningkatkan mekanisme imun pada bayi dibanding sebelumnya. Nah, tugas mekanisme imun itu untuk melindungi sel otak dari serangan bilirubin yang tinggi.

Tidak cuma untuk menyembuhkan bayi kuning, ASI yang cukup dapat memberikan ketenangan pada bayi, dan menghindari bayi dari dehidrasi.

Oleh karena itu, saat mendapati bayi menguning di sejumlah sisi badannya, karena itu cari langkah supaya bisa memperbanyak produksi ASI untuk si Kecil.

ASI yang diberikan oleh ibu bisa langsung berasal dari payudara si Ibu atau bisa juga ASI yang sudah di pompa dan di taruh di  freezer box asi.

Kuning Pada Bayi yang Baru Lahir

Jemur di Matahari Pagi

Selainnya memberinya ASI yang cukup, menjemur bayi dapat digunakan untuk menangani bayi kuning. Vitamin D yang ada pada cahaya matahari pagi benar-benar menolong bayi untuk dapat menghilangkan penyakit kuning yang berada di badannya.

Anda perlu menjemurnya sekitaran jam 06.30-09.00, dan yakinkan jika cuaca pada pagi itu tidak mendung. Jemurlah si Kecil pada keadaan telanjang sepanjang 15-30 menit. Tetapi, upayakan supaya matanya terlindungi dari pancaran sinar matahari langsung.

Jangan Biarkan Dehidrasi

Jangan sampai biarkan bayi kuning alami dehidrasi. Oleh karenanya, janganlah lupa untuk memberinya cairan sesering mungkin ke bayi.

Triknya dengan memberinya ASI tiap satu sampai dua jam sekali. Kemudian, saat bayi bangun tidur, berikan ASI dengan segera! Tidak boleh tunggu sampai bayi menangis lebih dulu ya

Jika bayi tidur kelamaan, lekas bangunkan dengan menggelitik sisi telapak kaki atau pipinya. Ibu bisa juga mengoleskan ASI di bibirnya atau dekatkan mulutnya dengan payudara si Ibu.

Beri Therapy Sinar

Therapy sinar yang dilengkapi dengan fototerapi bisa menjadi satu di antara jalan yang bisa dikerjakan untuk menangani bayi kuning.

Untuk jalankan therapy yang ini, umumnya bayi akan ditempatkan ke boks khusus selanjutnya tubuhnya akan dilakukan pencahayaan.

Langkah lain bisa juga dengan menggendong bayi masuk ke ruang fototerapi, kemudian dilakukan pencahayaan dengan bentang saat yang ditetapkan.

Lihat Keadaan Fisiknya

Sesudah lakukan banyak hal di atas, Anda pun perlu memeriksa keadaan fisik bayi. Anda perlu waspada bila bayi mempunyai fisik lemas dan tidak aktif bergerak.

Disamping itu, Anda pun perlu panik bila dia tidak ingin menyusu atau sering merintih. Saat hal tersebut terjadi pada si Kecil, karena itu Anda harus cepat tanggap dan lekas bawa bayi ke rumah sakit.

Leave a Reply