{"id":106,"date":"2021-03-05T09:25:01","date_gmt":"2021-03-05T09:25:01","guid":{"rendered":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/?p=106"},"modified":"2021-03-05T09:25:01","modified_gmt":"2021-03-05T09:25:01","slug":"cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/","title":{"rendered":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi ibu pekerja tentu memiliki tanggung jawab untuk kembali bekerja ke kantor setelah cuti melahirkan usai. Nah, pada saat seperti ini biasanya akan muncul dilema tentang bagaimana bayi kita mendapatkan asupan ASI eksklusif selama bunda bekerja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunda tidak usah bingung, karena sekarang ada metode ASIP atau Air Susu Ibu Perah yang nantinya bisa disimpan dan diberikan kepada si kecil. Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas ASI tetap baik dan aman. Bunda tentu harus tahu bagaimana cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa agar kualitasnya tetap terjaga selama diberikan kepada si kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong> Tempat Penyimpanan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis tempat menyimpan Asi seperti botol beling, botol ontain yang memiliki label bebas bahan berbahaya, atau kemasan plastik khusus untuk menyimpan ASI. Jika bingung, Bunda bisa mengunjungi toko perlengkapan bayi terdekat, biasanya tersedia disana. Sebaiknya tidak menggunakan <a href=\"https:\/\/kbbi.web.id\/wadah\">wadah<\/a> botol atau plastik biasa yah untuk menghindari adanya zat berbahaya yang akan merusak kualitas Asi.<\/span><\/p>\n<h3><strong> Kebersihan Tempat Menyimpan Asi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menyiapkan tempat penyimpanannya maka sebaiknya sebelum menggunakan wadah tersebut sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan mencucinya pakai air hangat atau sabun khusus lalu direbus dalam air mendidih selama 5-10 menit agar steril. Pada saat melakukan proses steril ini harus hati-hati yah bun, karena tidak semua bahan atau jenis bisa disterilkan dengan air panas. Salah-salah, wadahnya bisa pecah atau rusak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> Cara Menyimpan ASI\u00a0\u00a0\u00a0<\/strong>\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap berikutnya adalah cara menyimpan ASI. Dalam tahap ini harus benar-benar diperhatikan karena tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena untuk menjaga agar kualitas ASI tetap aman dan berkualitas. Berikut adalah beberapa tahapannya :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ASI dipompa dan dimasukan ke dalam wadah penyimpanan, maka segeralah masukan ke dalam lemari pendingin atau Freezer dalam waktu kurang dari satu jam setelah dipompa dari payudara. Saat mengisi wadah sebaiknya jangan diisi sampai penuh yah bun, karena ASI bisa mengembang dalam keadaan beku.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan mengingat waktu penyimpanan, disarankan untuk menuliskan tanggal dan jam agar tidak salah memberikannya kepada bayi mengingat ASI memiliki waktu atau masa tahan terbatas tergantung dari penyimpannya. Maka, dahulukan untuk memberi ASI yang sudah lebih lama di simpan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak diperbolehkan mencampur ASI baru dengan ASI yang sudah didinginkan sebelumnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada baiknya menyimpan susu dalam jumlah yang sedikit dalam beberapa wadah, karena susu yang tidak habis tidak baik bila disimpan kembali.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk wadah ASI dalam kemasan plastik, sebaiknya dimasukkan lagi ke dalam kotak kontainer, hal ini dikarenakan kemasan plastik mudah bocor.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa perbedaan batas waktu ketahanan ASI tergantung dari tempat penyimpanan ASI. Penjelasannya seperti dibawah ini :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila disimpan pada suhu ruangan sekitar 25 derajat celcius, maka ASI bisa bertahan hingga 6-8 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ASI disimpan dalam kotak pendingin yang ditambahkan kantung es, maka ASI bisa bertahan hingga 24 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ASI disimpan di dalam kulkas yang memiliki suhu 4 derajat celcius, ASI dapat bertahan maksimal 5 hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ASI dibekukan dalam freezer bersuhu -15<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C, ASI dapat bertahan hingga 2 minggu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari perbedaan diatas bisa disimpulkan bahwa menyimpan ASI pada freezer bisa membuat ASI bertahan lebih lama ketimbang dengan tempat penyimpanan yang lain. Selain itu, perlu diingat bahwa tempat menyimpan ASI haruslah terpisah atau tidak boleh campur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila bunda tertarik untuk menyimpan ASI pakai freezer khusus namun tidak memiliki budget cukup untuk membelinya, tenang ada solusi yang lebih murah dan efisien. Karena bunda bisa <em><a href=\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/sewa-freezer-asi-murah-dan-praktis\/\">Sewa Freezer ASI<\/a><\/em> dari <a href=\"https:\/\/ambubaba.com\/\">Ambubaba<\/a>. Semoga informasi ini bermanfaat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi ibu pekerja tentu memiliki tanggung jawab untuk kembali bekerja ke kantor setelah cuti melahirkan usai. Nah, pada saat seperti ini biasanya akan muncul dilema tentang bagaimana bayi kita mendapatkan asupan ASI eksklusif selama bunda bekerja.\u00a0 Bunda tidak usah bingung, karena sekarang ada metode ASIP atau Air Susu Ibu Perah yang nantinya bisa disimpan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[34,25,35,36,37,38,39],"class_list":["post-106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-cara-menyimpan-asi","tag-cara-menyimpan-asi-agar-tetap-baik","tag-cara-menyimpan-asi-setelah-diperah","tag-cara-menyimpan-asi-setelah-dipompa","tag-cara-menyimpan-asi-untuk-ibu-bekerja","tag-cara-penyimpanan-asi-eksklusif","tag-cara-penyimpanan-asi-ibu","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ambubaba\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-05T09:25:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cara-menyimpan-asi3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"515\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"403\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ambubaba\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ambubaba\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\"},\"author\":{\"name\":\"ambubaba\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/43376330e62bfffa1ca31990f72cbd7e\"},\"headline\":\"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa\",\"datePublished\":\"2021-03-05T09:25:01+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-05T09:25:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\"},\"wordCount\":557,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization\"},\"keywords\":[\"Cara Menyimpan Asi\",\"Cara Menyimpan Asi Agar Tetap Baik\",\"Cara Menyimpan Asi Setelah Diperah\",\"Cara Menyimpan Asi Setelah Dipompa\",\"Cara Menyimpan Asi Untuk Ibu Bekerja\",\"Cara Penyimpanan Asi Eksklusif\",\"Cara Penyimpanan Asi Ibu\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\",\"url\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\",\"name\":\"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-03-05T09:25:01+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-05T09:25:01+00:00\",\"description\":\"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/\",\"name\":\"Ambubaba\",\"description\":\"Artikel\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"Ambubaba\",\"url\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/logoambubaba1.png\",\"contentUrl\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/logoambubaba1.png\",\"width\":1228,\"height\":364,\"caption\":\"Ambubaba\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/43376330e62bfffa1ca31990f72cbd7e\",\"name\":\"ambubaba\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a10c740f2417a49e74e2016d1ba58c2a13336a209a7c6e594f9699917115d23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a10c740f2417a49e74e2016d1ba58c2a13336a209a7c6e594f9699917115d23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ambubaba\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\"],\"url\":\"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/author\/ambubaba\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba","description":"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba","og_description":"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas","og_url":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/","og_site_name":"Ambubaba","article_published_time":"2021-03-05T09:25:01+00:00","og_image":[{"width":515,"height":403,"url":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cara-menyimpan-asi3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ambubaba","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ambubaba","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/"},"author":{"name":"ambubaba","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/43376330e62bfffa1ca31990f72cbd7e"},"headline":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa","datePublished":"2021-03-05T09:25:01+00:00","dateModified":"2021-03-05T09:25:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/"},"wordCount":557,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization"},"keywords":["Cara Menyimpan Asi","Cara Menyimpan Asi Agar Tetap Baik","Cara Menyimpan Asi Setelah Diperah","Cara Menyimpan Asi Setelah Dipompa","Cara Menyimpan Asi Untuk Ibu Bekerja","Cara Penyimpanan Asi Eksklusif","Cara Penyimpanan Asi Ibu"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/","url":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/","name":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa - Ambubaba","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#website"},"datePublished":"2021-03-05T09:25:01+00:00","dateModified":"2021-03-05T09:25:01+00:00","description":"Cara menyimpan ASI yang benar setelah dipompa - Air susu yang telah dipompa harus disimpan ditempat dan dengan cara yang benar agar kualitas","breadcrumb":{"@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/cara-menyimpan-asi-yang-benar-setelah-dipompa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menyimpan ASI Yang Benar Setelah Dipompa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/","name":"Ambubaba","description":"Artikel","publisher":{"@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#organization","name":"Ambubaba","url":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/logoambubaba1.png","contentUrl":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/logoambubaba1.png","width":1228,"height":364,"caption":"Ambubaba"},"image":{"@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/43376330e62bfffa1ca31990f72cbd7e","name":"ambubaba","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ambubaba.com\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a10c740f2417a49e74e2016d1ba58c2a13336a209a7c6e594f9699917115d23?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a10c740f2417a49e74e2016d1ba58c2a13336a209a7c6e594f9699917115d23?s=96&d=mm&r=g","caption":"ambubaba"},"sameAs":["http:\/\/ambubaba.com\/artikel"],"url":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/author\/ambubaba\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions\/112"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ambubaba.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}